FASHION

13 Februari 2026

Tory Burch Persembahkan Koleksi Musim Gugur/Dingin 2026 di New York Fashion Week


Tory Burch Persembahkan Koleksi Musim Gugur/Dingin 2026 di New York Fashion Week

Text by Emily Hartono ; (photo DOC. Tory Burch)

Pada tanggal 11 Februari 2026, Tory Burch secara mempersembahkan koleksi busana ready-to-wear musim gugur/dingin 2026 di New York Fashion Week. Koleksi ini dimulai dengan sang desainer yang mencari cara untuk melangkah maju ditengah dunia yang terasa penuh kerusuhan. Burch menjelaskan bahwa di tengah ketidakpastian, ia berbalik kepada hal-hal yang familiar, salah satunya seperti celana favorit ayahnya. Koleksi ini mencerminkan apa yang bertahan di tengah kekacauan dan keputusasaan, sebuah koleksi klasik yang dibentuk oleh sejarah dan fungsi, lalu dipersonalisasi melalui kisah dan pengalaman personal. 





Koleksi ini mencerminkan bagaimana perempuan berpakaian di era ini, berdasarkan naluri dan bukan aturan. Tory Burch musim gugur/dingin 2026 memperkenalkan Bunny Knot, detail ikatan yang terinspirasi dari bantal quilt milik Bunny Melon, seorang ahli hortikultura, desainer lanskap dan filantropis. Detail sederhana inilah yang mendorong sang desainer untuk merancang busana yang mengingatkan pada koneksi, kekuatan, dan persatuan. 







Koleksi ini terdiri dari busana-busana klasik yang diinterpretasi ulang, seperti trench coat, henley, dan sweter boatneck. Tory Burch menghadirkan busana rajut dan gaun sutra dengan efek “tercuci”, menciptakan tampilan yang terkesan lived-in atau telah dikenakan. Sang desainer juga merancang sederet gaun jersey yang diikat dan dililit untuk mengikuti bentuk badan, dilanjut dengan cardigan dan mantel yang diramaikan dengan bordir badla metalik karya perajin di India. 

Tory Burch musim gugur/dingin 2026 juga mencakup pilihan aksesoris dan tas dengan detail-detail menarik. Dimulai dari tas bahu quilted dengan detail Bunny Knot dalam material kulit dan logam, tas duffel lembut yang terinspirasi dari dopp kit militer, hingga reinterpretasi tas Charlie satchel. Tidak hanya itu, Tory Burch juga mengambil inspirasi dari tas yang ia kenakan semasa sekolah menjadi tas kulit dan anyaman rafia yang hadir dalam rangkaian campuran warna. 

Sebagai pelengkap koleksi klasik ini, Burch juga merancang deretan sepatu klasik seperti hak dengan tampilan loafers, flat boots, dan high-vamp heels dengan detail Bunny Knot. Deretan aksesoris berbahan alami seperti kerang, batu lava, liontin ikan dan pin sarden terasa seperti transisi manis menuju musim gugur/dingin 2026, membawa jejak musim semi sebagai kenangan akan alam yang bersemi dan hidup.