25 Februari 2026
Atthaya Thitikul Terus Tegus Berupaya Meraih Keunggulan Di Ranah Golf
PHOTOGRAPHY BY Nucha Jaitip
fashion editor Sarunrat Panchiracharoen; watches Rolex Oyster Perpetual GMT-Master II in Oystersteel and everose gold with black dial and Oyster bracelet
Mimpi-mimpi, rekam jejak, dan waktu; seluruhnya telah membentuk kisah hidup yang kaya warna, dengan makna yang terpatri ke dalam setiap langkah yang dijejak oleh Atthaya Thitikul atau biasa dikenal dengan nama Jeeno— pegolf perempuan nomor satu dunia asal Thailand yang juga seorang Rolex Testimonee.
Di dunia para pegolf perempuan elit — yang didominasi oleh para profesional umumnya dari Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan dan Eropa — nama seorang perempuan muda yang berasal dari Asia Tenggara — tepatnya Thailand — Jeeno atau Atthaya Thitikul sekonyong-konyong muncul sebagai game changer di ladang rumput hijau internasional. Bangkit dengan penuh kepercayaan diri untuk mengklaim posisi nomor satu dunia, kepiawaiannya yang luar biasa dan tekadnya yang tenang telah menginspirasi generasi muda untuk menyelami olahraga golf lewat hasrat yang berbeda.
Di tahun 2023, ia menjadi atlet Thailand pertama yang bergabung dengan para Rolex Testimonee lainnya dari seluruh penjuru dunia — lingkaran sosok terhormat yang merepresentasikan berbagai pencapaian tertinggi dari sejumlah bidang terkemuka di dunia. ELLE berbincang bersama Jeeno tentang perjalanannya meraih mahkota-dan bagaimana ia melanjutkan untuk terus teguh dalam upayanya mengejar keunggulan hingga hari ini.

watches Rolex Oyster Perpetual Day-Date 40 warna platinum, dengan ice-blue dial, fluted bezel, dan President bracelet; wardrobe Prada (atasan, blazer, dan rok).
Bagaimana awal mula seorang perempuan dari Ratchaburi mulai menganggap golf sebagai sesuatu yang serius, dan bagaimana caranya di usia hanya 14 tahun, 4 bulan, 19 hari; Anda bisa menjadi pemenang termuda di dunia untuk turnamen profesional di Ladies European Thailand Championship 2017?
"Ayah dan kakek saya menginginkan saya untuk terjun ke olahraga. Secara spesifik mereka menginginkan jenis olahraga individual, agar saya tidak perlu menunggu orang lain di dalam sebuah tim, dan olahraga tersebut harus berupa sesuatu yang dapat diolah menjadi sebuah karier. Mereka melihat ke masa depan, bahwa nantinya saya harus mengurus seluruh keluarga saya.
Saat itu, kakek saya membaca berita tentang Tiger Woods di koran dan menyadari bahwa golf bisa menjadi karier profesional, lalu mereka mendorong saya untuk mencobanya. Kalau saya mampu berprogres, maka saya bisa lanjutkan.
Saat masih kecil, saya tidak terlalu memikirkannya— bagi saya itu hanya senang-senang. Saya mulai memikirkan golf sebagai karier hanya di saat saya terjun sebagai profesional. Saya mulai main golf di usia 6 tahun. Saat saya memenangkan turnamen tersebut, saya ikut kompetisi karena saya diundang. Itu adalah sebuah acara profesional, dan saya masih amatir saat itu. Saya bermain sangat baik, namun kasatmata, hasil yang baik tidak akan muncul hanya dalam latihan beberapa hari. Kenyataannya saya telah berlatih dari usia 6 hingga 14 tahun — hampir 10 tahun lamanya."
Lewat permainan yang konsisten, Anda berhasil menjadi pemain golf perempuan nomor satu dunia dan memenangkan Tour Championship berkali-kali. Ekspektasi apa yang Anda miliki di tahun 2026 ini dan apa yang menjadi kunci bagi kesuksesan Anda?
"Sesungguhnya, saya tidak pernah berharap banyak setiap tahun berganti. Karena kalau Anda berharap besar akan sesuatu dan bila nantinya hal tersebut tidak terkabul, maka Anda akan merasa sangat kecewa. Saat ini, golf adalah kebahagiaan bagi saya. Sesuatu yang saya nikmati dan cintai. Di tahap ini, telah menjadi seorang profesional dan telah mencapai kesuksesan di level tertentu, tidak memiliki cedera apapun adalah hal terbaik.
Secara fisik, saya percaya setiap orang melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan. Karena dalam golf sendiri, olahraga ini memberi Anda banyak waktu untuk berpikir — saat berjalan, dan sebelum Anda memukul bola. Ini adalah olahraga yang membiarkan Anda memiliki waktu dengan diri sendiri. Banyak orang memahami, bahwa golf adalah sebuah ajang perang dengan batin dan juga permainan berpikir.
Kalau Anda bertanya apa yang saya lakukan untuk menjaga fokus yang baik, saya tidak pernah mempelajari ini sebelumnya. Kini, saya memperbaiki diri dengan membaca banyak buku, mendengarkan banyak podcast — melakukan segala hal untuk memahami diri saya sendiri seutuhnya dan agar menjadi setenang mungkin. Saya tidak punya coach yang melatih sisi ini dalam diri saya; saya mempelajarinya sendiri. Terkadang kita berada di situasi yang penuh tekanan ataupun penuh harapan, sebab itu saya ingin bisa mengontrol detak jantung saya agar dapat menjadi lebih perlahan dalam waktu singkat.
Untuk nasihat ke para pemain muda, saya ingin mereka bisa benar-benar hidup di masa ini dan mampu menuntaskan masalah-masalah yang ada di hadapan mereka. Jangan buang-buang waktu mencari hasil dari orang lain. Jangan khianati diri sendiri dan lakukan hal terbaik bagi diri sendiri terlebih dulu. Untuk hasilnya, saat Anda menyelesaikan 18 lubang tersebut, maka Anda akan mengerti."

watches Rolex Oyster Perpetual Cosmograph Daytona dalam pilihan materi Oystersteel dengan bezel Cerachrom hitam dan Oyster bracelet; jewellery Pacharee (cincin); wardrobe Prada (jaket dan atasan).
Anda masuk ke LPGA Tour di usia sangat muda dan menjadi pegolf nomor satu dunia dalam waktu sangat cepat di tahun 2022, memberi inspirasi bagi generasi muda. Dengan mengikuti banyak turnamen yang mendukung partisipasi kaum muda, bagaimana rasanya menjadi figur yang menginspirasi dan mengapa itu penting bagi Anda?
“Saya ada saat ini. Namun dalam 5 atau 10 tahun lagi saya harus pergi — saya harus berhenti — dan kita membutuhkan generasi baru untuk menggantikan kita. Saya pikir ini sudah menjadi bagian dari pekerjaan saya untuk bisa menginspirasi para pemain muda untuk dapat lebih banyak terlibat dalam golf.
Saya ingin menginspirasi mereka untuk bisa menikmati golf lewat cara yang tidak banyak tekanan. Saya ingin merepresentasikan perspektif tersebut, ketimbang dikenal lewat citra old-school yang mana berlatih golf harus dilakukan dengan ketat dan penuh tekanan. Hidup perlu keseimbangan. Saya paham bahwa saat kita muda, kita butuh berlatih lebih banyak, namun makin dewasa, kita perlu menemukan keseimbangan.
Saya bahagia bisa menjadi bagian untuk mendorong generasi muda untuk bermain golf. Bagi saya, golf adalah olahraga yang jarang membuka kesempatan bagi atlet Thailand untuk bisa meraih peringkat satu dunia. Namun kini, seseorang telah menunjukkan bahwa hal itu tidak mustahil. Sebab itu, rasanya masuk akal untuk meraih lebih banyak peminat dari generasi masa depan.
Saya khawatir tentang para orangtua. Terkadang, harapan bisa diletakkan sangat tinggi. Tidak semua orang bisa mengatasi tekanan dengan cara yang sama. Sejumlah anak muda mungkin bahkan tidak bisa mengatasinya, di mana yang lain bisa — karena mereka tidak diberikan pilihan untuk mundur dan hanya bisa terus maju."
Kalau bisa memutar waktu dan berbicara dengan seseorang di masa lalu, siapa orang itu dan apa yang akan Anda katakan?
"Saya akan berbicara dengan diri saya sendiri. Saya ingin berterima kasih pada diri saya dan menghormati diri saya lebih lagi. Ada hari-hari di mana saya merasa sedih dan runtuh dan merasa tidak bisa menemukan jalan keluar. Tapi bila saya bisa memutar waktu, saya tidak akan merubah apapun. Tidak ada yang perlu saya ubah. Saya akan bersyukur setiap hari dan terus mengingatkan diri saya akan hal-hal baik yang sudah saya lakukan. Sebagai manusia, kita jarang mengingatkan diri pada hal-hal baik — kita cenderung merenungi yang buruk. Ada masa di mana suara orang lain terdengar lebih nyaring ketimbang suara saya sendiri. Saya ingin kembali ke masa itu dan tidak membiarkan suara orang menjadi lebih nyaring daripada suara saya sendiri."

watches Rolex Oyster Perpetual Datejust 36 dalam pilihan materi Oystersteel dan emas putih dengan diamond-set dial berwarna ungu gelap dan Oyster bracelet; jewellery Pacharee (anting dan cincin); wardrobe Prada (atasan, blazer, dan rok).
Siapa spirit animal Anda dan mengapa?
"Saya tidak tahu, tapi saya adalah seorang morning person. Saya punya energi sepanjang hari dan nyaman dengan melakukan segala hal sendirian. Jadi, saya pikir saya adalah seekor burung."
Sebutkan satu lagu favorit, satu buku favorit, dan satu film atau serial favorit Anda saat ini.
"Lagu favorit saya saat ini adalah Cheua Fai oleh Hugo. Saya mendengarnya di acara pernikahan Mai Davika dan langsung menyukainya. Buku favorit adalah Good Vibes, Good Life: Use the Power of Positivity to Create a Life You Love oleh Vex King. Bahkan hal-hal kecil bisa menciptakan energi positif — jangan tinggal terlalu lama di tempat yang memiliki terlalu banyak energi negatif. Dan untuk serial favorit adalah Crash Landing On You, karena saya sangat menyukai Hyun Bin."
Jeeno 100% di 2026 — apa hal yang menjadikan diri Anda sebagai Jeeno seutuhnya?
"Kesehatan atau diri sendiri 25%, keluarga 25%, pekerjaan 25%, teman-teman 10%, bersantai 10%, dan teh hijau 5%"

watches Rolex Oyster Perpetual Day-Date 40 warna platinum, dengan ice-blue dial, fluted bezel, dan President bracelet; wardrobe Prada (kemeja dan sweter).
Bagaimana rasanya menjadi pemain golf perempuan nomor satu dunia dan menjadi atlet pertama Thailand untuk menjadi seorang Rolex Testimonee?
"Sebuah kehormatan. Menjadi seorang Rolex Testimonee, Anda benar-benar harus berada di puncak dunia. Saya tidak pernah memimpikannya. Hal ini mengkonfirmasi segala usaha yang saya upayakan untuk dapat berada di titik ini, dan juga merefleksikan Thailand dan atlet Thailand dari sisi berbeda — karena saya orang Thailand pertama yang melakukan ini.
Saya ingin berterima kasih pada semua orang yang terus mendukung saya hingga hari ini, di hari baik dan hari buruk," tutur Jeeno menutup perbincangan kami. "Semua orang yang mendukung saya di setiap situasi, yang datang dan memberikan kata-kata penyejuk dan penyemangat — mendengar semuanya sungguh menyejukkan hati seorang atlit. Dukungan itu sangat penting. Semoga kalian terus mengikuti dan mendukung saya."
Di tahap ini, kami percaya bahwa Jeeno akan melanjutkan perjalanannya dalam golf profesional dengan penuh kepercayaan diri, tekad bulat dan gigih — menjadi panutan untuk mencapai sebuah kehidupan yang dibentuk oleh tangannya sendiri. Seperti bunga yang mekar indah melewati dedikasi dan kasih sayang, kisahnya membawa benak ke kata-kata yang tertulis di caseback jam Rolex yang ia terima sebagai Rookie of the Year di tahun 2022 silam: BE YOUR OWN BEAUTIFUL FLOWER.