Sex & Tips

Menerjemahkan Hubungan 'Friends with Benefit' ala film Hollywood di Kehidupan Nyata

09 Nov 2016 13:30 by: Giovani Untari

Memiliki teman dekat laki-laki memang memiliki banyak manfaat. Mereka bisa mendengarkan keluh kesah Anda tanpa banyak judging, bisa diandalkan kalau Anda sedang malas menyetir, dan bisa menjadi plus one untuk menghadiri undangan pernikahan yang seolah tak ada habisnya. Bagi beberapa perempuan, ada satu lagi manfaat yang bisa diberikan oleh teman dekat laki-laki jika dibutuhkan: Orgasme.

Oh yes. Anda mungkin pernah menonton aksi Justin Timberlake dan Mila Kunis di Friends with Benefit, atau Ashton Kutcher dan Natalie Portman di No Strings Attached. Banyak orang menamai hubungan mereka sebagai FB━friends with benefit atau F*ck buddy━terserah Anda. Bagi yang pernah mengalaminya, atau sedang mengalaminya, status FB bisa datang dengan beberapa skenario unik yang akan dibahas di bawah ini. Ingat kalau semua nama disamarkan untuk menjaga privasi (dan dalam mayoritas kasus FB, kerahasiaan sangat penting untuk memastikan hubungan tetap berjalan).

SKENARIO #1

Lola dan Sam sudah menjadi FB selama 10 tahun. Bayangkan, 10 tahun. Mendengar hal ini, mungkin ini yang sekarang muncul di pikiran Anda: 1) Kalau mereka menikah, anak mereka sudah masuk SD. 2) Sam takut komitmen, 3) Lola sudah gila. Dengan nada dramatis ala Kim Kardashian, Anda mungkin bertanya: “WHYYY?” Well, jangan kaget kalau sebetulnya pikiran no. 2 hampir benar. Bukan Sam yang takut komitmen, tapi Lola. Sebagai seorang Risk Manager sukses di sebuah bank asal Singapura, Lola sudah merasa nyaman dengan FB. “Saya pernah pacaran dan rasanya semua jadi lebih rumit, bukannya mendatangkan kebahagiaan. Pertengkaran kecil, tekanan untuk menikah dan punya anak, belum lagi menemukan sifat-sifat pasangan yang ternyata jauh dari ekspektasi. FB itu straightforward. Dari awal sudah jelas ekspektasi dan hal apa yang dibutuhkan satu sama lain. No drama, just sex.” Anda harus ingat kalau perempuan zaman sekarang itu semakin sukses, semakin berdaya, semakin banyak urusan. Dulu hanya laki-laki yang sering diberi cap ‘takut komitmen’, tapi sekarang, semakin banyak perempuan yang memilih untuk tidak menikah. Bukan karena mereka membenci laki-laki lho, tapi karena mereka sudah merasa bahagia dan fulfilled, tanpa status 'menikah' di KTP. Di malam-malam di mana semua terasa sepi, mereka tinggal dial 0-0-1-F-B.

SKENARIO #2

Kisah Jennifer dan Ben sebetulnya seperti tipikal film Hollywood. Mereka bertetangga sejak kecil, selalu satu sekolah dan satu jemputan, akhirnya menjadi sahabat baik hingga dewasa. Tapi kalau film Hollywood biasanya berakhir dengan adegan di mana mereka jatuh cinta dan akhirnya menikah di pinggir pantai, dalam kasus Jennifer dan Ben, mereka menjadi FB. Is it healthy? Sejujurnya, tak ada aturan mutlak apakah hubungan pertemanan seharusnya dicampur dengan seks atau tidak. Ini adalah persahabatan Anda, maka Anda memiliki hak dan kendali untuk memilih elemen apa yang ada di dalamnya. Menurut psikolog Dr. Sheri Meyers dan penulis buku Chatting or Cheating, persahabatan yang juga dicampur dengan seks cenderung ‘panas’ pada awalnya, dan berakhir ‘dingin’ kemudian. “Mungkin karena persahabatan melibatkan rasa sayang antara satu sama lain, dan seks memiliki kecenderungan untuk memperbesar ‘rasa sayang’ tersebut. Jika seks tidak berjalan baik, pertikaian menjadi lebih dalam,” jelas Meyers. Dalam mayoritas kasus, menurut Meyers, ada dua kemungkinan yang bisa datang dari situasi ini. Para sahabat yang juga adalah FB berakhir menjadi pasangan seumur hidup (alias menikah), atau, mereka pacaran lalu menemukan kalau mereka lebih cocok menjadi sahabat. Mereka putus, dan akhirnya berhenti menjadi sahabat. Like everything else in life, you have to roll the dice and see what happens. Pastikan saja semuanya memang worth it.

SKENARIO #3

Nidya telah menjalin hubungan dengan Jerry selama tiga tahun. Hubungan yang serius. Tapi setiap kali ia bertengkar dengan Jerry, Nidya memiliki kecenderungan untuk lari ke Tom, seorang laki-laki yang telah menjadi FB-nya selama lima tahun (jauh dari sebelum ia bertemu Jerry). Jadi, Nidya tetap memiliki dua laki-laki di hidupnya: Tom & Jerry. Oke, ELLE tahu apa yang ada di pikiran Anda: “What a sluuuut.” Tapi jangan buru-buru judging. Siapa yang tidak suka memiliki back-up? Seperti kata peribahasa: sedia payung sebelum hujan. Anyway, dari sisi manapun, merusak kepercayaan seseorang itu salah. Kalau memang Tom susah ditinggalkan, kenapa tidak memilih untuk mengencaninya saja? Atau kalau memang ingin tetap menyimpan Tom sebagai FB (kemungkinan besar karena penisnya oh-so-big jadi vagina sulit let-it-go), akhiri hubungan dengan Jerry dan puaskan diri Anda dengan Tom. Bagi Anda yang pernah memiliki FB, mungkin Anda setuju dengan kalimat ini: it’s all really fun, until someone gets hurt. So make sure no one gets hurt.

SKENARIO #4

So many boys, so little time. Lisa tak hanya punya masalah komitmen urusan relationship, ia juga punya masalah komitmen dalam hal FB. Ia tidak mau membuka berapa jumlah laki-laki yang pernah menjadi FB-nya, tapi saat ditanya kenapa ia melakukannya, Lisa menjawab dengan tenang, “I just get... bored easily.” Welcome to the era of man-izer. Zaman sekarang, perempuan mulai menjadi bad girl in the story, mengganti pasangan seperti mengganti sepatu. Samantha Jones has come true. “Ya, manizer adalah fenomena yang akan sering kita temukan,” kata Dr. Justin Lehmiller, penulis buku The Psychology of Human Sexuality, “Mereka adalah perempuan yang sebetulnya berusaha mencari kepuasan dengan mencoba satu laki-laki dan lainnya. Sama dengan kasus laki-laki yang womanizer, mereka tidak sadar kalau semakin mereka melakukannya dengan banyak laki-laki, semakin mereka merasa tidak puas. Ini bisa menjadi rabbit hole, mereka terus terjebak semakin dalam, dan sulit keluar.”

SKENARIO #5

Ini skenario yang paling banyak dihindari, tapi justru paling banyak terjadi. You fall in love. Hubungan yang awalnya hanya sarat akan orgasme, orgasme, dan orgasme belaka, ternyata membawa begitu banyak emosi dan hormon endorfin yang membuat Anda jatuh cinta, head over heelsOops. Bad? Kalau Anda ingat kisah Justin dan Mila, atau Ashton dan Natalie, mereka berakhir jatuh cinta juga, bukan? Di akhir cerita, Ashton berdiri di depan Natalie dengan seikat bunga (wortel) dan berkata, I'm warning you, if you take one step closer, I'm never letting you go.”

Jika Anda berada pada situasi ini, ada dua pilihan. Anda bisa mengungkapkan perasaan Anda, dengan risiko ia menolak dan Anda akan kehilangan FB. Tapi seperti perempuan sukses dan berdaya lainnya, ELLE yakin Anda akan move on dan bisa kembali tidur nyenyak. Atau, Anda bisa memilih untuk memendam semua perasaan untuk memastikan Anda tak pernah kehilangannya sebagai FB. Terserah Anda mau memilih yang mana. But we’ll choose a good sleep, anytime.

***

TEXT: Putri Silalahi

BAGIKAN HALAMAN INI:

Updates
Horoscope
Aquarius
Wujudkan rencana seru bersama teman – teman
20 JANUARI – 18 FEBRUARI
Pisces
Cek kembali strategi untuk mencapai goal
19 FEBRUARI – 20 MARET
Gemini
Istirahat cukup merupakan hal yang tepat
21 MEI – 20 JUNI
Virgo
Hadapi godaan dengan sabar
22 AGUSTUS – 22 SEPTEMBER
Sagittarius
Keep everything simple
23 NOVEMBER – 20 DESEMBER
Cancer
Akan terjadi perubahan signifikan
21 JUNI – 20 JULI
Libra
Recharge pikiran dengan melakukan hobi
23 SEPTEMBER – 22 OKTOBER
Aries
Jangan ragu memulai hal baru
21 MARET – 20 APRIL
Scorpio
Mimpi Anda bisa jadi clue masa depan
23 OKTOBER – 22 NOVEMBER
Leo
Saatnya memberi keputusan
21 JULI – 21 AGUSTUS
Taurus
Bersiaplah akan hal yang menguras energi
21 APRIL – 20 MEI
Capricorn
Latih kemampuan untuk bisa presisi di pekerjaan
21 DESEMBER – 19 JANUARI