’90s Nostalgia: Tampilan Street Style Glastonbury 2017

Chic in battling tricky weathers

Glastonbury merupakan salah satu festival musik yang paling diminati pecinta musik. Diadakan di sebuah lokasi dekat Pilton, Somerset di Inggris, festival musik yang berlangsung selama lima hari tersebut berhasil menarik peminat musik kontemporer, di samping bentuk seni lain seperti tarian, komedi, teater, sirkus, dan cabaret. Musisi pop dan rock papan atas selalu menghiasi lineup utama bersama ribuan musisi dan seniman lainnya yang tampil di panggung dan area pertunjukan yang lebih kecil. Menerima exposure besar serta liputan televisi dan surat kabar yang luas, Glastonbury adalah festival greenfield terbesar di dunia yang dihadiri lebih dari 200,000 orang.

Dengan lokasi yang berlumpur serta cuaca yang sulit diprediksi, Glastonbury adalah salah satu festival yang menyulitkan pecinta mode untuk tampil maksimal. Namun, beberapa selebriti dan fashion a-listers berhasil membawa tampilan yang practical dan effortless, namun tetap fashion-forward. Meskipun cuaca yang cukup kontradiktif, semangat festival goers tampaknya tidak hanyut dengan mayoritas yang hadir membawa tampilan sartorial yang cerah.

Nostalgia gaya dari dekade ’90-an mendominasi tampilan street stylers, dengan celana pendek kulit, denim shorts, serta boots wellies. Dilengkapi dengan detail sequin, glitter, dan floral headpiece, audiens berhasil mengelevasi gaya festival dengan memberikan sentuhan yang femininely fresh!

Menyajikan penampilan yang ikonis, berikut hasil kurasi tim ELLE Indonesia untuk street style festival musik Glastonbury 2017.

Images: Courtesy of iMaxTree

Comments

Share this article: