7 Cara Tidur Berkualitas Saat Ramadhan

cara-tidur-berkualitas-elle-indonesia

Jaga kondisi tubuh tetap prima dan tak mudah kantuk di kantor saat berpuasa. Simak tips kami menciptakan cara tidur berkualitas!

Kadar mengantuk di bulan puasa meningkat tajam. Wajar. Anda pergi tidur tanpa perubahan jam di malam hari dan bangun lebih awal untuk sahur. Otomatis, waktu tidur ‘normal’ Anda pun berkurang dari hari biasanya.

Indonesia Kurang Tidur

Berdasarkan data survei tahun 2017 oleh Sleep Cycle, aplikasi pemantau tidur, melaporkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki jam tidur lebih singkat ketimbang warga dunia pada umumnya.

Dari data 975.742 pengguna aplikasi, diketahui bahwa rata-rata warga Indonesia tidur selama 6 jam 51 menit. Jakarta menjadi provinsi juara, dengan masa tidur terendah rata-rata 6 jam 38 menit. Rentang waktu ini kedua lebih rendah setelah Jepang (6 jam 15 menit), sedangkan warga dunia lain tidur 7 jam 41 menit.

Akibat Minim Waktu Tidur

cara-tidur-berkualitas-elle-indonesia

Image: Dok. Freepic

Fase tidur sebelum tengah malam merupakan momen dimana level hormon stres menurun dan lebih mudah untuk memiliki tidur nyenyak. Dengan jam tidur yang singkat, penduduk Indonesia pun kehilangan masa pemulihan tersebut. Situasi ini semakin menjadi saat bulan Ramadhan, di mana Anda harus bangun tiga sampai empat jam lebih awal untuk sahur.

Dampaknya? Yang paling jelas terlihat adalah intensitas menguap yang lebih sering. Di dalam tubuh, produksi hormon kortisol yang mampu menghancurkan protein kolagen mengalami peningkatan. Kulit Anda pun terlihat dua kali lebih kusam, timbul lingkaran hitam di bawah mata, hingga garis-garis halus.

Hal ini diiringi dengan menurunnya kadar protein sikokin yang menjaga imun tubuh. Kondisi ini bikin Anda mudah terserang penyakit seperti ganguan tidur insomnia. Kinerja saraf yang mendukung daya ingat juga turut mengalami ganguan. Tak heran jika Anda menjadi kurang fokus saat bekerja.

Pada pria, tingkat hormon testosteron menjadi tidak normal. Dampaknya, gairah seksual menurun.

Dapatkan Tidur Berkualitas

cara-tidur-berkualitas-elle-indonesia

Images: Dok. Freepic

Menurut Dr. Nerina Ramlakhan, sleep expert asal Inggris dari Melia Hotel & Resorts sekaligus penulis buku ‘Fast Asleep, Wide Awake’, jangan terpaku pada lama waktu tidur. Sebab, tidak ada jumlah yang tepat saat bicara soal tidur. Angka ideal setiap individu berbeda.

Tidur lama memang bikin badan dan pikiran lebih segar. Namun, perlu diingat, bahwa kualitas tidur Anda juga penting.

Tidur berkualitas berarti tidur yang nyenyak. Perhatikan perasaan Anda ketika bangun tidur. Seseorang bisa dikatakan tidur nyenyak jika bangun dalam perasaan segar, seimbang, dan mampu memilah segi emosional diri dengan baik.

Hal itu tidak terjadi pada Anda pagi hari ini? Simak cara tidur berkualitas nan nyaman dari kami berikut ini:

cara-tidur-berkualitas-elle-indonesia

Images: Dok. Freepic

  1. Majukan jam istirahat. Usahakan Anda sudah menyambangi ranjang pukul 10 malam atau sebelum tengah malam. Bukan berarti Anda harus langsung tidur! Relaksasi sembari membaca buku sebentar dan Anda akan segera memasuki fase pertama tidur. Melakukannya selama 4 hingga 5 malam dalam seminggu dapat memperbaiki waktu tidur secara reguler. Total jam tidur lebih panjang sehingga membuat Anda lebih segar saat bangun.
  2. Indonesia merupakan negara tropis, dan kadang suhu yang hangat dan lembap menyebabkan susah tidur. Atur temperatur ruangan lebih sejuk, tapi jangan terlalu dingin agar suhu tubuh Anda tidak kacau dan kulit tidak stres. Jika masih terasa terlalu hangat, menggosokkan menthol stick di kepala bisa membantu!
  3. Fasilitasi kamar tidur dengan perlengkapan pendukung tidur. Anda bisa sontek trik Melia Hotel & Resort yang menggunakan sprei bahan katun oganik. Jika ada uang lebih, lengkapi ruang mandi dengan fasilitas Happy Shower yang mengandung vitamin C.
  4. Sempatkan berolahraga, tidak perlu lama cukup 20 hingga 30 menit. Sudah rahasia umum jika olahraga mampu membuat tubuh lebih santai dan tidur lebih nyenyak. Makanya, Melia Hotel & Resort juga menyediakan alat fitness ringan, seperti fitness ball, di dalam kamar.
  5. Jangan lewatkan sarapan! Sarapan menyeimbangkan proses internal tubuh. Tubuh akan lebih mudah terkalibrasi dan bersiap menyambut siklus tidur baru di malam harinya secara lebih baik. Jadi, masih berpikir untuk melewatkan sahur karena malas bangun? Tips: berikan jeda waktu 30-45 menit sebelum menyantap makanan Anda. Pastikan asupan nutrisinya juga seimbang.
  6. Pasang alarm dengan cerdas dalam jangka waktu 30 menit yang sudah ditentukan sebelumnya. Jika perlu, gunakan bantuan aplikasi pemantau tidur khusus, seperti Sleep Cycle. Sleep Cycle memiliki fitur deteksi saat pengguna memasuki fase tidur ringan, sehingga Anda lebih mudah terbangun ketika alarm berbunyi.
  7. Kurangi konsumsi stimulan, kafein, gula, dan minuman energi. Ketika kita menghadapi hari yang sulit di kantor, biasanya kita langsung mengonsumsi secangkir kopi lagi atau kudapan manis untuk tenaga tambahan. Saat puasa, Anda tidak dapat melakukannya. Dan jangan mengira meminumnya pada sahur dan waktu buka bisa membantu. Anda akan merasa jauh lebih lelah dari sebelumnya. Oleh karena itu, alih-alih mengonsumsi kadungan gula dan kafein sebaiknya lebih banyak minum air mineral dan makan sehat. Hal ini akan membantu tubuh Anda berlatih mengatur sumber energi. Hasilnya, tidur lebih nyenyak pada malam hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *