Wajah Baru Tas Ikonis Lady Dior Karya Sepuluh Seniman Kenamaan

Another striking collaboration between art and fashion.

Usai menuai sukses ditahun lalu, Dior kembali mengundang para seniman untuk memperbarui spirit dari tas Lady Dior yang ikonis. Gaya popart nampak menjadi favorit para kesepuluh seniman terpilih. John Giorno bermain dengan slogan seperti ‘You Got To Burn To Shine’ dan ‘We Gave A  Party For The Gods And The Gods All Came’ dalam latar kombinasi warna pelangi yang quirky. Gaya sinematik dihadirkan Friederich Kunath lewat lukisan dua figur dengan latar sunset dan penggunaan efek fotografi. Betty Mariani mencoba menerjemahkan spirit feminin dari tas Lady Dior lewat lukisan seorang perempuan dan penggunaan warna-warna gelap yang seolah mencirikan karakter tangguh sekaligus elegan. Kultur Afrika Selatan dan Zimbabwe dibawa Namsa Leuba yang bermain dengan material mink dan detail embellishment seperti mutiara. Sementara Jamila Okubo yang besar di Amerika namun memiliki darah Kenya memberi tribute bagi negara tersebut lewat motif bunga, motif abstrak yang dinamis, dan detail fringe. Detail intricate juga dipilih Hong Hao, selain itu ia juga menggunakan sebuah peta dunia untuk dijadikan motif pada kreasi tas Dior nya.

Alam dan dunia imajinasi yang liar turut terasa pada kreasi Lady Dior gubahan Jack Pierson. Pola brushstrokes dan ilustrasi corat-coret yang playful dibawa Spencer Sweeney. Mereka konstruksi adalah trik yang dipilih David Wiseman di mana ia membentuk pola floral dan alam sehingga membentuk efek transparan dan detail quilted yang tantalizing dalam dua kreasi tas Lady Dior. Lee Bul mengaplikasikan potongan plexy glass untuk membuat tas Lady Dior menjadi terasa modern dan futuristik, berdasarkan keterangan yang dirilis Dior dalam pembuatannya memakan  proses hingga 60 kali percobaan.

Aspek komersial tentu bukan menjadi prioritas utama dalam proyek ini karena koleksi tas Lady Dior hasil gubahan sepuluh seniman ini tidak akan diproduksi secara masif  dan hanya akan dijual secara terbatas. Namun selayaknya kolaborasi label fashion dengan seniman, kerja sama mereka pada akhirnya akan kembali menekan batasan mengenai definisi fashion sebagai sebuah seni serta membawa spirit dari karya seniman tersebut untuk bisa dinikmati khalayak luas.

 

 

 

Comments

Share this article: