Career Tips

Company Before You: Alasan Perusahaan Meraih Kesuksesan

04 Nov 2016 17:00 by: Givania Diwiya Citta

Apa yang membuat sebuah perusahaan meraih kesuksesan? Bukan karena sales profit, bukan juga marketing atau visi perusahaan yang sempurna. Jawabannya adalah karena pekerja yang berdedikasi. No, it’s not cliche.

Saat menilik judul artikel ini, mungkin Anda berpikir ELLE akan memberikan solusi untuk keluar dari perbudakan yang dilakukan perusahaan kepada Anda. Bila demikian, maka biasanya saran praktis dari teman, rekan kerja ataupun keluarga adalah dengan bertahan hingga kontrak selesai dan mencari perusahaan yang mungkin bisa memperlakukan kita lebih baik. Tapi apa ada jaminan pasti Anda akan diperlakukan lebih baik, atau sederhananya, apakah ada jaminan Anda akan terlepas dari masalah perbudakan yang Anda alami di perusahaan sebelumnya? We bet you know the answer is no.

Ada kemungkinan Anda merasakan hal yang sama atau bahkan lebih buruk hingga memaksa Anda untuk pindah ke perusahaan lainnya. Data statistik dari US Labour of Bureau mengindikasikan bahwa beberapa tahun belakangan, persentase pekerja yang bertahan pada perusahaan tempat mereka bekerja semakin menurun. Data tersebut menunjukkan lama rata-rata pekerja yang bertahan pada pekerjaan mereka adalah hanya empat hingga enam tahun, dan perhitungan pekerja dengan rentang umur 20-34 tahun yang rata-rata hanya bertahan dua hingga tiga tahun.

Ada kalanya job-hopping mengandung hal positif di mana Anda bisa lebih mengeksplorasi kemampuan Anda dengan gaji dan jabatan yang rata-rata lebih tinggi di perusahaan yang baru. Namun apa yang terjadi jika dalam sejarah karier Anda yang masih berada di bawah 10 atau 15 tahun, Anda telah berpindah-pindah ke lebih dari lima perusahaan? Prasangka buruk pastinya akan membayangi CV Anda. Apalagi ketika Anda mengatakan alasan Anda keluar dari perusahaan sebelumnya adalah karena Anda merasa diperbudak. Hiring manager pasti akan bertanya-tanya mengapa di tiga atau lima perusahaan terdahulu sama-sama memperbudak Anda? Apa yang salah pada diri Anda?

Sebelum bencana itu datang, maka mari telisik, apakah hubungan Anda dengan perusahaan sudah berjalan dengan baik? Apakah Anda cukup berdedikasi hingga membuat perusahaan mampu memperlakukan Anda layaknya aset penting sebuah perusahaan yang kesejahteraannya terpenuhi? Fellowship Director for The Work First Foundation, Ashley Putnam mengatakan, semakin lama Anda bertahan dan menunjukan dedikasi pada perusahaan, semakin banyak pula investasi Anda sebagai seorang profesional di dunia karier yang lebih luas. Ada beberapa aspek yang bisa mengidentifikasi apakah Anda salah satu pekerja yang berdedikasi, atau sebaliknya.

 

Moral Obligations

Pastikan profesionalisme Anda mempunyai pembuktian mutlak di mana Anda telah menggunakan waktu kerja dengan efektif, produktif, mempunyai komunikasi yang baik antar sesama kolega, atasan, maupun bawahan. Dengan begitu kewajiban moral perusahaan seperti kesejahteraan, kondisi kerja yang mumpuni, serta tindakan anti diskriminasi sudah seharusnya Anda dapatkan seiring dengan komitmen Anda pada profesionalisme. Dengan demikian, hubungan Anda dan perusahaan telah berjalan dua arah.

Proactive Learning

Ketika Anda kesulitan menghadapi sebuah pekerjaan, Anda harus melaluinya dengan mulai aktif mempelajari masalah yang terjadi bukannya mengeluh atau menyerah pada pekerjaan Anda. Belajar proaktif juga berlaku ketika Anda tetap mempelajari banyak hal walaupun Anda tidak menemukan masalah berarti dalam pekerjaan dengan tujuan untuk menutupi kekurangan Anda. “Meskipun saya tidak memiliki gejala penyakit, saya ingin hidup sehat dan panjang umur. Jadi saya telah memeluk kebiasaan seumur hidup untuk makan sehat dan olahraga teratur,” seorang motivational speaker, Craig Harper, menggunakan metafora kesehatan untuk mendeskripsikan proactive learning di tempat bekerja.

Volunteering Solutions

Cara lain untuk menunjukkan pengabdian ketika Anda datang dengan solusi untuk masalah yang dihadapi di tempat kerja. Karyawan yang berdedikasi memikirkan dan menawarkan solusi bahkan jika mereka tidak berada pada tingkat manajerial. Dengan bersikap solutif, Anda telah menunjukkan produktivitas Anda di tempat bekerja. Dengan demikian perusahaan akan mempertimbangkan Anda untuk diberikan tanggung jawab lebih. Jangan berpikir negatif dan ingatlah pepatah kuno ini. “Mereka yang produktif menggunakan waktu mereka sangat mungkin diberikan tanggung jawab lebih, bahkan promosi pada jabatan.”

 

TEXT: Fallin Silaban

PHOTOGRAPHY: Shutterstock

BAGIKAN HALAMAN INI:

Updates
Horoscope
Aquarius
Wujudkan rencana seru bersama teman – teman
20 JANUARI – 18 FEBRUARI
Virgo
Hadapi godaan dengan sabar
22 AGUSTUS – 22 SEPTEMBER
Scorpio
Mimpi Anda bisa jadi clue masa depan
23 OKTOBER – 22 NOVEMBER
Leo
Saatnya memberi keputusan
21 JULI – 21 AGUSTUS
Cancer
Akan terjadi perubahan signifikan
21 JUNI – 20 JULI
Sagittarius
Keep everything simple
23 NOVEMBER – 20 DESEMBER
Libra
Recharge pikiran dengan melakukan hobi
23 SEPTEMBER – 22 OKTOBER
Aries
Jangan ragu memulai hal baru
21 MARET – 20 APRIL
Taurus
Bersiaplah akan hal yang menguras energi
21 APRIL – 20 MEI
Pisces
Cek kembali strategi untuk mencapai goal
19 FEBRUARI – 20 MARET
Capricorn
Latih kemampuan untuk bisa presisi di pekerjaan
21 DESEMBER – 19 JANUARI
Gemini
Istirahat cukup merupakan hal yang tepat
21 MEI – 20 JUNI