5 Label Piyama Cantik Pilihan ELLE untuk Menemani Anda WFH

Penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang memaksa Anda untuk kembali WFH menjadikan deretan label piyama berikut peneman setia selama beberapa waktu ke depan

Seiring pengumuman penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang diperpanjang, masa bekerja dari rumah atau work from home (WFH) pun turut terpengaruh. Kini, tanpa adanya aktivitas bekerja dari kantor yang mendorong Anda untuk mengenakan busana kerja, ragam loungewear dan piyama nan nyaman pun menjadi pilihan. 

Apabila Anda seperti banyak perempuan yang ingin tampil prima kala beraktivitas di dalam rumah, maka Anda perlu mempertimbangkan sehelai piyama nan cantik. Tak hanya nyaman untuk dipergunakan saat tidur di malam hari, ada begitu banyak piyama bermotif anggun yang dapat Anda pilih untuk dikenakan sepanjang hari. Kemejanya yang umumnya berhiaskan kancing bahkan cukup rapi untuk Anda kenakan saat Zoom meeting.

Berikut, ELLE pilihkan 5 label piyama cantik yang dapat Anda kenakan di dalam maupun di luar kamar tidur.

1. Olivia von Halle

Terinspirasi oleh piyama-piyama yang dikenakan oleh Gabrielle Chanel pada tahun 1920-an, konsultan brand luks, Olivia von Halle, meluncurkan lini busana tidur premium miliknya ini pada tahun 2011. Dipersembahkan pertama kali pada helatan prestisius London Fashion Week di tahun yang sama, tak butuh waktu lama bagi label piyama ini untuk menjadi favorit para selebriti. Sebut saja Victoria Beckham, Karlie Kloss, hingga kakak-beradik Chloe, Poppy dan Cara Delevigne, yang secara instan menjadi penggemar piyama-piyama bermotif berani Olivia von Halle.

2. Desmond & Dempsey

Label Desmond & Dempsey didirikan oleh desainer kenamaan Inggris, Molly Goddard, dan sang suami, Joel Jeffery. Kecintaan keduanya pada hari Minggu dan menghabiskan hari dalam balutan piyama menyadarkan keduanya akan kebutuhan piyama premium berbahan dasar katun. Berbekal bahan nyaman nan adem, serta berhiaskan motif-motif eksklusif yang dirancang khusus, koleksi busana tidur Desmond & Dempsey dapat menjadi alternatif piyama yang menarik, terlebih bagi Anda yang berdomisili di negara-negara tropis.

3. For Restless Sleepers

F.R.S., merupakan inisial Francesca Ruffini, seorang veteran di industri mode yang juga merupakan seorang penggila monogram. Kecintaan Ruffini pada potongan busana berhiaskan piping, mendorongnya untuk meluncurkan lini piyama dan busana siap pakai yang berhiaskan motif-motif eksklusif. Tiap musim, sang desainer mengimbuhkan detail baru pada rancangan-rancangannya yang selalu setia dengan pengaruh gaya tahun 1950-an dan 1960-an. Anggun dan selalu cantik, piyama-piyama ini khusus dirancang Ruffini untuk dikenakan oleh para perempuan sepanjang hari, baik di dalam maupun di luar rumah.

4. SARE/studio

Diluncurkan pada tahun 2015 oleh Cempaka Asriani dan Putri Andam Dewi, SARE/studio merupakan label piyama dan busana basic kebanggaan Tanah Air yang mengusung konsep #everydaypajamas untuk perempuan, laki-laki, dan anak-anak. Dikenal lewat pemilihan materinya yang tak perlu diragukan lagi serta opsi motif miliknya yang unik dan beragam, koleksi piyama dan busana SARE/studio menjadi pilihan banyak perempuan untuk beraktivitas di rumah. Intip pula koleksi kolaborasi terbarunya bersama KAMI yang kian mencuri perhatian!

5. SUKU Home

Lahir dan dibesarkan di Makassar, Indonesia, Chrissy Lafian pertama kali mendirikan label SUKU Home tujuh tahun silam ketika dirinya pindah dan menetap di Melbourne. Pada mulanya, label SUKU hanya memproduksi serangkaian tekstil kamar tidur yang dijual secara daring. Kini, label yang didesain di Melbourne, diproduksi di Indonesia, dan melibatkan pengrajin lokal ini telah meluncurkan sejumlah koleksi tekstil kamar tidur, peralatan makan, hingga busana tidur dan aksesori. Dikenal lewat permainan warna dan motif tie-dye-nya begitu ceria, SUKU Home menjadi salah satu label andalan para pecinta mode menyoal kebutuhan berbusana santai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.