Wawancara Eksklusif! Sophie Delafontaine Ungkap Kerinduannya Pada Provence Lewat Koleksi Terbaru Longchamp

Musim semi mendatang, Sophie Delafontaine mengajak para perempuan untuk berpelesir ke Provence. Dua hari sebelum mempresentasikan koleksi terbaru Longchamp untuk musim semi/ panas 2022, sang Direktur Kreatif berbincang kepada ELLE dan membeberkan keinginannya untuk menghabiskan hari di bawah sinar mentari Provence.

Sophie Delafontaine

Kondisi pandemi yang belum pulih seutuhnya memaksa Longchamp untuk kembali mempresentasikan koleksi terbarunya secara virtual. Lewat sebuah film pendek dan lansiran lookbook yang terususn rapi, rumah mode asal Prancis tersebut memperkenalkan koleksi terbarunya yang khusus dirancang untuk musim semi/panas 2022 mendatang.

Dua hari sebelum hari presentasi tersebut, ELLE berkesempatan untuk berbincang dengan sang Direktur Kreatif, Sophie Delafontaine. Sang desainer pun mengekspresikan kerinduannya untuk berpelesir ke Provence dan keinginannya untuk menghidupkan perasaan tersebut lewat koleksi terbarunya. Simak perbincangan kami berikut!

Selamat atas koleksi terbaru Anda! Koleksi ini tampak begitu berbeda dari koleksi sebelumnya yang lebih berporos pada kota Paris dan logo Longchamp. Apa yang membuat Anda berpindah lokasi ke Provence untuk koleksi kali ini?
“Saya ingin berbicara mengenai art de vivre khas Prancis lewat koleksi kali ini. Kami semua suka berpelesir ke Provence untuk mendapatkan suasana yang berbeda dari kota Paris; mulai dari cuaca, matahari, dan lanskap indahnya, begitu pula know-how yang hanya ada di Provence. Setelah hampir dua tahun menghadapi pandemi, saya ingin membayangkan hari-hari cerah di mana kita bisa bertemu kembali dengan keluarga dan kerabat terdekat; menghabiskan waktu bersama dan membuat kenangan indah.”

Anda menggunakan banyak bahan linen dan berkolaborasi dengan Charvet untuk koleksi kali ini. Bagaimana hubungan kemitraan ini terlahir?

“Saya telah mengenal Charvet sejak lama. Kami mungkin bertemu untuk pertama kalinya sekitar delapan atau sepuluh tahun silam. Kami juga pernah berkolaborasi dengan mereka sebelumnya untuk membuat sebuah tas Le Pliage® dan menggunakan bahan yang mereka kembangkan. Mereka adalah sebuah perusahaan keluarga di bagian utara Prancis yang dikenal lewat kreasi tea towel-nya. Di Prancis, tea towel sangat esensial bagi para chef dan kerap ditemukan di berbagai bistro dan kafeBagian dari art de vivre khas Prancis tersebut ingin saya munculkan dalam koleksi ini.”

Ada begitu banyak detail cross- stitch yang saya temukan dalam koleksi kali ini. Apa inspirasi di baliknya?

“Di Provence, ada begitu banyak hiasan cross-stitch yang membentuk motif buket bunga. Hal ini adalah esensi Provence! Namun saya tidak ingin memindahkannya begitu saja, kami pun mencetak motif tersebut secara digital. Saya menyukai gagasan yang terinspirasi oleh sesuatu yang sangat tradisional dan mengaplikasikannya secara digital. Inilah cara saya mengombinasikan masa lampau dengan masa sekarang.”

Ada begitu banyak kebaruan dalam koleksi jinjingan Longchamp kali ini. Koleksi Roseau, misalnya, kini hadir dalam siluet-siluet baru.
“Ya, kami memperkenalkannya dalam 2 siluet baru. Yang pertama dalam rupa tas hobo kecil dan bergaya sangat Parisienne! Saya juga menyukai kulit yang kami pergunakan untuk tas ini, ada yang kulit bermotif serat pohon, ada pula yang terbuat dari kulit vegetal alami. Yang kedua, bentuknya lebih lentur. Biasanya tas Roseau berstruktur tegas, namun untuk berlibur, saya menginginkan sesuatu yang lebih lentur dan lembut. Kami pun menghadirkannya dalam berbagai pilihan materi, seperti kulit dan kain berhiaskan detail cross-stitch. Tas ini adalah tas berlibur yang sempurna!”

Dan Anda juga mendesain sebuah bucket bag!

“Betul, kami menggunakan kulit ikonis khas Longchamp. Biasanya kulit ini digunakan sebagai penutup tas Le Pliage®, namun ini menjadi kali pertama saya gunakan untuk seluruh bagian tas. Tas ini terinspirasi dari siluet ember yang biasanya dibawa oleh anak-anak ketika bermain pasir di pantai St. Tropez.”

Saya juga menyadari Anda menghadirkan kembali tas Le Filet, namun dalam ukuran lebih kecil.
“Ya, Anda bisa memasukkan telepon seluler ke dalamnya dan mengenakannya di leher. Seperti tas Le Filet yang lebih besar, tas ini sangat praktis karena expandable. Selain telepon selulerAnda mungkin masih bisa menyisipkan sepasang kacamata hitam atau dompet mini ke dalamnya. Sangat menggemaskan dan cocok untuk musim panas!”

Apakah itu berarti tas Le Filet dalam ukuran besar akan tetap tersedia musim panas mendatang? 

Ya, kami berencana untuk menghadirkan keduanya, dalam ukuran kecil dan besar, dalam pilihan warna yang serasi. Kami sangat bahagia dengan kolaborasi kami bersama Filt, jadi kami ingin terus melanjutkannya.

Isu lingkungan dan sustainability telah menjadi fokus utama Anda dan Longchamp selama beberapa tahun belakangan ini, apakah Anda akan mengimplementasikan paham ini ke seluruh lini Longchamp?
“Komitmen kami tentunya untuk menjadi lebih ramah lingkungan. Harapannya, kelak kami mampu untuk hanya menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan di tahun 2023. Tentunya ini adalah sebuah komitmen besar untuk Longchamp. Seperti yang Anda ketahui, tas kami yang paling ikonis, Le Pliage®, terbuat dari materi nilon. Tas tersebut merupakan penjualan terbaik sehingga kami memilikinya dalam jumlah sangat banyak. Mengubah bahannya dan menjaga kualitasnya agar tetap terjaga menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Kami juga percaya bahwa hal paling ramah lingkungan yang dapat kami lakukan adalah menciptakan tas yang berdesain abadi, baik secara desain maupun kualitas. Saya tidak ingin mendesain sebuah koleksi yang hanya dapat Anda kenakan selama enam bulan, meski ia terbuat dari bahan-bahan ramah lingkungan sekalipun. Sebab membuang koleksi tersebut setelah enam bulan tidaklah ramah lingkungan. Jadi, yang terpenting bagi kami adalah menjaga level kualitas produk- produk kami.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.