Wajah Baru ART Jakarta 2019

art jakarta 2019 - elle indonesia

Sebuah lompatan besar dan penanda lanskap seni rupa di Indonesia. Art Jakarta 2019 sukses digelar untuk ke-11 kalinya.

ART Jakarta 2019 menjadikan Ibu Kota sebagai salah satu pusat seni kontemporer di Asia, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin dalam pengembangan seni kontemporer di Asia. Terdapat lebih dari 70 galeri seni terkemuka, dalam dan luar negeri, termasuk instalasi seni.

Galeri lokal yang berpartisipasi di antaranya Ruci Art Space, Bale Project, dan Edwin’s Gallery. Sedangkan galeri asing yakni Tang Contemporary Art, Phillips Auctioneers, dan Mizuma Gallery. Digelar 30 Agustus hingga 1 September, pameran tersebut menempati Jakarta Convention Center Senayan. Mulai dari kolektor, penikmat seni, serta pekerja seni dari seluruh Asia, khususnya Asia Tenggara.

Beberapa kolektor Indonesia yang hadir adalah Deddy Kusuma, Alexander Tedja, dan Prasojo Winarko. Beberapa perwakilan museum di Asia turut hadir, yakni Direktur Artistik The Jim Thompson Art Centre; Gridthiya Gaweewong, Direktur Kekuratoran Singapore Art Museum; June Yap, Chief Curator The Mori Museum; Mami Kataoka dan Pauline J. Yao, kurator M+. Pameran menampilkan 7 program, 70 galeri, 21 komunitas seni, dan 10 instalasi.

art jakarta 2019 - eko nugroho

Tak melulu visual karya seni, Art Jakarta turut menggelar Jakarta Talk (bincang inspiratif bersama kurator, kolektor, akademisi, dan pekerja seni), Jakarta Charity (lelang karya seni untuk amal), dan Jakarta Play (pusat kegiatan untuk anak-anak dan kaum muda pencinta seni).

Selain itu terdapat ART_UNLTD yang merupakan kerjasama Art Jakarta dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), serta penggalangan dana melalui lelang 10 karya seniman dalam bentuk karpet untuk disumbangkan ke Yayasan Jakarta Mitra Museum dan Happy Hearts Indonesia.

art jakarta 2019

Semangat kolaborasi sangat terasa pada edisi ke-11 Art Jakarta. “Kekuatan dunia seni Indonesia adalah gotong royong dan semangat komunitas. Ini menjadikan Art Jakarta memiliki identitas kuat dengan karakter ke-Indonesiaan, yang diterjemahkan lewat pengalaman unik.

Dengan bekerja sama, kita dapat memperkuat industri seni di Indonesia dan Asia Tenggara yang akan bermanfaat secara keseluruhan,” kata Tom Tandio, Direktur Pameran Art Jakarta 2019.

Photo: AYU NOVALIA, RIANTY RUSMALIA, Doc. ART JAKARTA

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.